Kamis, 14 Juni 2012

Pesan Penutup

Kepada air hujan,
mohon banyak turun di malam hari saja
saat orang - orang lebih banyak di rumah,
jangan lupa berkumpul dan masuk ke dalam penampungan
esok harinya kau akan sangat dibutuhkan

Kepada sapi - sapi,
tetaplah gemuk, sehat dan kuat
saat siang makanlah rumput kalanjana dengan lahap
saat malam tidurlah dengan lelap
saat pagi segeralah bersiap untuk diperah lagi

Kepada semua rokok,
tetaplah tersulut dan berasap dengan wangi,
temani hari - hari para bapak
baik di kandang maupun di ladang
baik di dalam rumah maupun di dalam perkumpulan,
tenangkan pikiran, hangatkan malam, akrabkan persaudaraan

Akhir kata,
kepada kenangan - kenangan yang sudah terukir
tetaplah ada di sudut hati
tempat khusus yang sudah dipersiapkan untuk kalian,
bersiaplah untuk sewaktu - waktu ku tengok

Magelang - 2011

3 komentar:

  1. :)

    sapi sapi dan tembakau dan barisan gunung.

    jadi ingat waktu kkn

    nice poem, dek...

    BalasHapus
  2. hihi, ini masih kkn episode, meskipun dah jadul, tapi ga papa2... =P

    BalasHapus
  3. Wajahmu terlihat dari balik pintu
    Tanpa terduga, berdiri dengan senyum manis
    Gigimu putih rapi terlihat saat kau tertawa
    Tawamu aneh, unik dan lucu
    Suaramu berdengung, beresonansi di kepalaku

    Wajahmu, senyummu, suaramu...
    Semuanya masih kurekam dengan jelas
    Terbawa ke alam bawah sadarku
    Mengganggu mimpi mimpi indahku
    Sekalipun aku tidak memintanya

    Karena wajahmu aku melihat
    Karena suaramu aku mendengar
    Karena senyummu aku gembira
    Semuanya tanpa rencana
    Semua mengalir begitu saja

    Aku ingin mendengar kau bernyanyi
    Senandung simfoni sebuah gita
    Alunan nada yang kukenang indah
    Yang selalu bergema dalam ingatanku
    Membuatku bertanya tentang dirimu

    Puisi ini untukmu...
    Ingatanku tentangmu...
    Cukup indah dikenang
    Hadirkan romansa
    Arti sebuah cinta

    BalasHapus