Rabu, 18 Desember 2013

Petrichor



Entah kau tak tahu
Entah kau tumpulkan inderamu supaya tak kau tahu
Sama seperti hari-hari sebelumnya,
hatiku dan pikiranku terbaur tak menentu ...

Hujan baru saja usai.
Sama seperti hari-hari sebelumnya,
hujan tak pernah mengganggu perjalanan kita.

Berbeda dari hari-hari sebelumnya,
kau mendadak peka terhadap suasana,
lalu mulai berceloteh sendiri,
tentang tentramnya bau sehabis hujan.

Hatiku dan pikiranku sudah pasti terbaur tak menentu,
sampai - sampai tak mampu mendengarkanmu.

...
..
.

Tapi ya, 
aku juga suka bau sehabis hujan,
terutama hari itu.

Jakarta, 24 Oktober 2013

2 komentar: